What is mother to you?

Pagi ini ketika sedang sarapan di pantry kantor, saya di kejutkan oleh kedatangan teman saya yang baru saja kehilangan ibunya beberapa hari yang lalu. 

Dia masuk, membuka bekal makanan yang dia bawa lalu makan. Kami hanya diam saja. Saya pun tidak berani berkata apa apa, bukan karna takut tapi saya ga tau hendak mengatakan apa.

Wajahnya terlihat kusut, rambutnya acak2an, masker abu abu yang dia gunakan dan suara seraknya seakan menandakan betapa duka masih melekat. Padahal sehari harinya dia adalah seorang pria yang ceria lincah dan tergolong ‘cerewet’. 

Tiba tiba terbersit dalam pikiranku, bagaimana jika seandainya akulah yang ada di posisinya pada saat ini. Bagaimana seandainya jika itu adalah ibuku,? Aku sudah beberapa kali menyaksikan kematian ibu dari teman temanku, bahkan ibu dari pacarku pada saat itu. Menyedihkan sekali. Pernah suatu waktu, sekitar September 2015 ibuku harus dirawat karena gula darahnya tinggi sekali. Setelah dirawat ternyata ada flek di paru nya dan juga infeksi ginjal. Alhasil beliau di rawat selama hampir satu bulan.

Sedih sekali rasanya apalagi jarak yang terbentang membuat kami tidak leluasa utk bertemu. Setiap kali bunyi telepon berdering, rasa takut menghampiri. Kira kira kabar apa yang akan terdengar? Tapi puji Tuhan, ibuku masih diberi kesembuhan sampai saat ini meskipun harus sering2 kontrol. Entah bagaimana dan apa yg kurasakan dan akan kulakukan sekiranya pada saat itu dia tidak selamat.

Oktober 2014 aku putuskan cuti untuk pulang ke Medan menemani  ibu. Berbekal ilmu yang aku peroleh melalui internet aku membuatkan ramuan ramuan jus untuk beliau. Sebulan penuh aku tinggal di rumah menemani ibu dan sangat sedih ketika aku harus kembali ke Jakarta utk bekerja.

Aku sangat ingin membahagiakan ibu. Sebagai seorang anak, apa gunanya aku hidup jika tidak bisa membahagiakan orangtua? Aku ingin sukses agar bisa membahagiakan mereka. Especially mom. She’s mean a world to me. Aku tidak siap kehilangan dia. Meskipun suatu saat hal itu akan terjadi, setidaknya aku inginmelakukan banyak hal untuknya agar kemudian hari aku tidak memyesali apapun. 

Mom, thankyou for giving me life. Thank you for making me, me. No one can compare to you. I love you

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s